Laman

Selasa, 21 Mei 2013

Kurikulum 2013

Ditulis dan dipostingkan : 5 Mei 2013
Pada Tahun Pelajaran 2013/1014, Kemendiknas akan menerapkan kurikulum baru yaitu Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 sebagai pengganti kurikulum yang berlaku sekarang yaitu KTSP. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Sejak pendidikan diselenggarakan di bumi kita tercinta Indonesia, Kurikulum yang diterapkan ada dua macam yaitu Kurikulum pada masa penjajahan dan Kurikulum setelah Kemerdekaan.

Kurikulum pada masa penjajahan diadakan untuk propaganda kepentingan penjajah di bumi pertiwi ini. Sejak Kemerdekaan RI Tahun 1945, sudah mengalami beberapa Pergantian Kurikulum. Menurut Buku Sejarah Kurikulum yang diterbitkan oleh Kemendiknas, Pendidikan di Indonesia mengalami berkali-kali perubahan Kurikulum. Yang Jelas Perubahan Kurikulum adalah untuk menyesuaikan materi pembelajaran dengan tuntutan perubahan jaman yang berlaku.

Suatu kebijakan baru tentu ada dua pendapat yaitu yang setuju/pro dan yang tidak setuju/kontra. Dalam permasalahan ini yang pro atau setuju mempunyai berbagai macam alasan. Salah satu alasannya adalah untuk menyesuaikan isi pembelajaran yang disesuaikan dengan tuntutan Perubahan Jaman.

Sedangkan yang kontra mempunyai berbagai alasan. KTSP yang diberlakukan masih baik dan belum perlu untuk menggantinya. Selain itu, adanya kekhawatiran hilangnya beberapa Bidang Study dengan demikian akan merugikan Bapak atau Ibu Guru pengampu bidang study tersebut.

Sebagai pendidik/guru di salah satu instansi terlepas dari pendapat pro dan kontra, yang jelas kita masih bingung....Pada saat sekarang ini (awal Tahun Pelajaran 2013/2014) saat dimana kita merancang setting kelas,setting siswa,setting guru mestinya kita harus ada aturan yang pasti dari Pembawa Kebijakan Pendidikan dari tingkat Pusat/Daerah sebagai acuan untuk Tahun Pelajaran 2013/2014. Dua permasalahan yang kami hadapi adalah 1. Apakah KTSP masih diberlakukan di tahun Pelajaran 2013/2014. 2. Apakan   Kurikulum 2013 sudah secara pasti diterapkan pada satuan pendidikan. Semoga tulisan ini dapat menjadikan masukan bagi Pembawa Kebijakan Pendidikan di negeri ini baik di tingkat Pusat atau Daerah. (Ditulis oleh P Damin, Guru Bahasa Inggris) To Be Continued

0 komentar:

Poskan Komentar