Laman

Gambar

SISWA PERINGKAT SEPULUH BESAR UN SMPN 1 KAYEN 2015

Gambar

BERGAMBAR BERSAMA DI HARI GURU NASIONAL 2014

Gambar

GAMBAR BERSAMA SETELAH PELEPASAN KELAS IX TAHUN 2013

Gambar

SMPN 1 KAYEN BERWISATA KE PANTAI KUTA PULAU BALI.

Gambar

JUARA 3, LOMBA PENELITIAN ILMIAH REMAJA, KAB. PATI 2013

Gambar

JUARA UMUM PENCAK SILAT BUPATI CUP 2014 KABUPATEN PATI

Gambar

SERAH TERIMA PENGURUS OSIS LAMA KE PENGURUS OSIS BARU

Selasa, 02 Juni 2015

Sholat Wajib Lima Waktu

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
Sholat Wajib Lima Waktu adalah merupakan salah satu Rukun Islam yang kedua. Orang yang beragama Islam, wajib menjalankan Sholat Wajib Lima Waktu bagi yang sudah memenuhi persyaratan. Yang disebut dengan Sholat Wajib Lima Waktu adalah Sholat Isya'.Sholat Shubuh,Sholat Dhuhur,Sholat Ashar dan Sholat Maghrib.

A. Definisi & Pengertian Sholat Fardhu / Wajib Lima Waktu

Menurut bahasa shalat artinya adalah berdoa, sedangkan menurut istilah shalat adalah suatu perbuatan serta perkataan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam sesuai dengan persyaratkan yang ada.


B. Hukum, Tujuan dan Syarat Solat Wajib Fardhu 'Ain


Hukum sholat fardhu lima kali sehari adalah wajib bagi semua orang yang telah dewasa atau akil baligh serta normal tidak gila. Tujuan shalat adalah untuk mencegah perbuatan keji dan munkar.


Untuk melakukan shalat ada syarat-syarat yang harus dipenuhi dulu, yaitu :

1. Beragama Islam
2. Memiliki akal yang waras alias tidak gila atau autis
3. Berusia cukup dewasa
4. Telah sampai dakwah islam kepadanya
5. Bersih dan suci dari najis, haid, nifas, dan lain sebagainya
6. Sadar atau tidak sedang tidur

Syarat sah pelaksanaan sholat adalah sebagai berikut ini :

1. Masuk waktu sholat
2. Menghadap ke kiblat
3. Suci dari najis baik hadas kecil maupun besar
4. Menutup aurat

C. Rukun Shalat


Dalam sholat ada rukun-rukun yang harus kita jalankan, yakni :

1. Niat
2. Posisis berdiri bagi yang mampu
3. Takbiratul ihram
4. Membaca surat al-fatihah
5. Ruku / rukuk yang tumakninah
6. I'tidal yang tuma'ninah
7. Sujud yang tumaninah
8. Duduk di antara dua sujud yang tuma'ninah
9. Sujud kedua yang tuma'ninah
10. Tasyahud
11. Membaca salawat Nabi Muhammad SAW
12. Salam ke kanan lalu ke kiri

D. Yang Membatalkan Aktivitas Sholat Kita


Dalam melaksanakan ibadah salat, sebaiknya kita memperhatikan hal-hal yang mampu membatalkan shalat kita, contohnya seperti :

1. Menjadi hadas / najis baik pada tubuh, pakaian maupun lokasi
2. Berkata-kata kotor
3. Melakukan banyak gerakan di luar sholat bukan darurat
4. Gerakan sholat tidak sesuai rukun shalat dan gerakan yang tidak tuma'ninah.

Adapun bacaan Sholat Wajib adalah sebagai berikut


Bacaan niat sholat wajib.


Bacaan niat sholat subuh

اُصَلِّيْ فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى


Usholli Fardlosh shubhi rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala.

Aku niat melakukan shalat fardu subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta'ala.

Untuk niat sholat yang lain disesuaikan shubhi diganti dengan ishaki/magribi/dhuhuri/ashr

Bacaan takbiratul ihram.

الله اكبر


Allaahu akbar.

Allah Maha Besar.

Bacaan iftitah.

إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ المُشْرِكِيْن . إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْن لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ المُسْلِمِيًن


Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal-ardha, haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaati wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahi rabbil ‘alaamiina. Laa syariika lahu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimiina.”

Sesungguhnya aku menghadapkan mukaku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan berserah diri, dan bukannya aku termasuk dalam golongan musyrik. Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya, karena itu aku rela diperintah dan aku ini adalah golongan orang Islam.

Untuk bacaan al Fatihah dan bacaan surat pendek, silahkan lihat saja di Al Quran.

Bacaan ruku.


سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ


Subhaana rabbiyal 'azhiimi wabihamdih

Maha Suci Tuhan Yang Maha Besar lagi Maha Terpuji.

Bacaan i'tidal.


سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ


Sami'allaahu liman hamidah, rabbanaa walakal hamdu.

Allah mendengar akan sesiapa yang memuji-Nya. Hai Tuhan kami, kepada Engkaulah segala pujian.

Bacaan sujud.


سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ


Subhaana rabbiyal a'laa wabihamdih

Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi lagi Maha Terpuji

Bacaan duduk antara 2 sujud.

رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ


Rabbighfirlii warhamnii warfa'nii wajburnii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii

Ya Allah ! ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, dan angkatlah darjatku dan cukuplah segala kekuranganku dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan sejahterakanlah aku dan berilah keampunan padaku.

Bacaan tasyahud awal.

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى  مُحَمَّد


Attahiyyaatul mubaarakaatush sholawaatuth thayyibatul lillaah, Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allahhumma sholli ‘alaa   Muhammad.

Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Ya Allah aku bersumpah dan berjanji bahwa tiada ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau ya Allah, dan aku bersumpah dan berjanji sesungguhnya Nabi Muhammad adalah utusan-Mu Ya Allah. Ya Allah, limpahkan shalawat-Mu kepada Nabi Muhammad.

Bacaan tasyahud akhir dan doa.

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى  مُحَمَّد وعلى آلِ  مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى  إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ   إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى  مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ   مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى   إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ  إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد. اَلْلَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيْحِ الدَجَّالِ.



Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibatul lillaah, Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allahhumma shalli ‘alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shallaita 'alaa Ibraahim, wa 'alaa aali Ibraahim. Wabaarik ‘alaa Muhammad, wa 'alaa aali Muhammad, kamaa baarakta 'alaa Ibraahim, wa 'alaa aali Ibraahim. Fil 'aalamiina innaka hamiidum majiid. Allaahumma innii a'uudzubika min 'adzaabi jahannama wamin 'adzaabil qabri wamin fitnatil mahyaa wamamaati wamin fitnatil masiihid dajjaal.

Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah! Limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. “ Sebagimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. “ Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.” Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahanam dan siksa kubur serta dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari kejahatan fitnahnya dajal.

Bacaan salam.


اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الله



Assalaamu 'alaikum warahmatullaah.
Sumber Materi : http://www.organisasi.org dan  http://belajar-fiqih.blogspot.com

Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan video berikut :


Sumber Video : https://www.youtube.com/watch?v=XXRJljjKluk


Senin, 04 Mei 2015

Pelaksanaan Ujian Nasional di SMP Negeri 1 Kayen Tahun 2015

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
Ujian Nasional untuk jenjang SMP dan MTS di seluruh Indonesia secara serentak dilaksanakan mulai hari ini, Senin, 4 Mei 2015 hingga  hari Kamis, 8 Mei 2015. SMP Negeri 1 Kayen mulai hari ini hingga hari Kamis juga melaksanakan Ujian Nasional dengan jumlah peserta 245 siswa. 

Sabtu, 02 Mei 2015

Keikutsertaan SMP Negeri 1 Kayen pada Peringatan Hardiknas Tanggal 2 Mei 2015 di Kec. Kayen, Kab. Pati

Inilah beberapa gambar dokumentasi (oleh Bapak Ary Heryoso) dan beberapa Video (oleh Pak Damin) keikutsertaan SMP Negeri 1 kayen pada Upacara Bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati pada tanggal 2 Mei 2015, dipostingkan oleh Pak Damin (Admin Web)

Saat pengibaran Bendera Merah Putih
Para Tamu Undangan 
Group Drum Band dan Pelatih bergambar di depan Masjid Jami' Kayen
Bapak Ibu Guru dan Karyawan mengikuti Upacara Hardiknas
Group drum band SMPN 1 Kayen dengan berjalan meuju ke alun alun Kayen

Video Regu Drum Band dan Paduan Suara SMP Negeri 1 Kayen
1. Lagu Mengheningkan Cipta :


2. Perjalanan Rombongan para siswa SMP menuju ke alun alun



3. Lagu Padamu Negeri, Lagu Satu Nusa Satu Bangsa dinyanyikan oleh Paduan Suara SMP Negeri 1 Kayen.



Selasa, 21 April 2015

Peringatan Hari Kartini di SMPN 1 Kayen

Ditulis dan dipostingkan oleh Admin Web.
Inilah beberapa gambar dan sebuah Video pada saat peringatan Hari Kartini dan  Ulang Tahun SMP Negeri 1 Kayen pada tanggal 21 April 2015.




Video Lagu Ibu Kita Kartini







Senin, 20 April 2015

Sekilas Mengenang Perjuangan RA Kartini

Dirangkum dari berbagai sumber dan dipostingkan oleh Admin Web. 

Raden Ajeng Kartini atau Raden Ayu Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah putri dari Bupati Jepara Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dengan istri pertamanya MA Ngasirah. RA. Kartini dikenal sebagai wanita yang mempelopori kesetaraan derajat antara wanita dan pria di Indonesia. merasakan banyaknya diskriminasi yang terjadi antara pria dan wanita pada masa itu, dimana beberapa perempuan sama sekali tidak diperbolehkan mengenyam pendidikan. Kartini sendiri mengalami kejadian ini ketika ia tidak diperbolehkan melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.


Video  Latihan Menyanyi Lagu Ibu Kita Kartini oleh para siswa SMP Negeri 1 Kayen untuk persiapan Upacara Bendera memperingati Hari Kartini, 21 April 2015.
 
 

RA Kartini sering berkorespondensi (surat menyurat) dengan teman-temannya di luar negeri, dan akhirnya surat-surat tersebut dikumpulkan oleh Rosa Abendanon dan diterbitkan sebagai buku dengan judul “Door Duisternis tot Licht” yang diartikan dalam Bahasa Indonesia “Dari Kegelapan Menuju Cahaya  “  Balai Pustaka pada tahun 1922 menerbitkan buku tersebut dengan judul  “Habis Gelap Terbitlah Terang” dengan Bahasa Melayu sehingga dapat dibaca dan dipahami oleh masyarakat Indonesia.

RA Kartini pada usia 12 tahun dilarang melanjutkan studinya setelah sebelumnya bersekolah di Europese Lagere School (ELS) dimana ia juga belajar bahasa Belanda. Larangan untuk Kartini mengejar cita-cita bersekolahnya muncul dari orang yang paling dekat dengannya, yaitu ayahnya sendiri. Ayahnya bersikeras Kartini harus tinggal di rumah karena usianya sudah mencapai 12 tahun, berarti ia sudah bisa dipingit.


Selama masa ia tinggal di rumah, Kartini kecil mulai menulis surat-surat kepada teman korespondensinya yang kebanyakan berasal dari Belanda, dimana ia kemudian mengenal Rosa Abendanon yang sering mendukung apapun yang direncanakan Kartini. Dari Abendanon jugalah Kartini kecil mulai sering membaca buku-buku dan koran Eropa yang menyulut api baru di dalam hati Kartini, yaitu tentang bagaimana wanita-wanita Eropa mampu berpikir sangat maju. Api tersebut menjadi semakin besar karena ia melihat perempuan-perempuan Indonesia ada pada strata sosial yang amat rendah. Sebagian isi dari surat tersebut adalah dibolehkannya perempuan-perempuan Indonesia dapat mengenyam pendidikan setara dengan laki-laki.


Pada tanggal 12 November 1903, Kartini dipaksa menikah dengan bupati Rembang oleh orangtuanya. Bupati yang bernama K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat ini sebelumnya sudah memiliki istri, namun ternyata suaminya sangat mengerti cita-cita Kartini dan memperbolehkan Kartini membangun sebuah sekolah wanita. Selama pernikahannya, Kartini hanya memiliki satu anak yang diberi nama Soesalit Djojoadhiningrat. Kartini kemudian menghembuskan nafas terakhirnya 4 hari setelah melahirkan anak satu-satunya di usia 25 tahun.


RA Kartini telah meninggalkan kita lebih dari satu abad lalu. Dengan perjuangan beliau  semua perempuan di Negeri Indonesia  memiliki hak yang sama dengan laki-laki untuk bersekolah. Setiap tanggal 21 April kita peringati sebagai Hari Kartini. Sudah selayaknya bagi kita untuk menghargai jasa Pahlawan Nasional ini. Bukankah bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. 

Tiga puluh lima tahun lalu, semasa Admin Web masih SD makam RA Kartini yang berada di Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang pada bulan April begitu banyak yang berziarah kesana. Dari orang Nomor Satu Indonesia, Para Pejabat di Negeri ini, para menteri, para wakil rakyat, para gubernur dan masyarakat Indonesia pada bulan April seperti saat sekarang ini, banyak peziarah yang berkunjung ke makam beliau untuk mendoakan beliau. Apakah sekarang pengunjung juga demikian? Silakan para pembaca yang menyimpulkannya sendiri. Demikian, semoga posting ini bermanfaat. 

Gambar dan Video Upacara Peringatan Hari Kartini dan Ultah Sekolah SMP N 1 Kayen  : Silakan klik disini

Rabu, 08 April 2015

Gambar Tumbangnya Pohon Raksasa Asem Kemis Peninggalan Syeh Jangkung

Ditulis dan dipostingkan oleh Pak Damin (Admin Web).
Kemarin sekitar pukul 01,00 siang, Pohon Raksasa Asem Kemis di Desa Krajan, Kayen, Kabupaten Pati letaknya disebelah SMP Negeri 1 Kayen telah tumbang. Menurut penuturan salah seorang teman yang dekat dari tempat kejadian. Pohon itu secara perlahan tebelah menjadi dua (atau memang terdiri dari dua pohon yang menyatu kemudian terpisah). Anehnya robohnya pohon tersebut seolah olah seperti orang mau tidur. Waktu kejadian teman tadi berada di dekat pohon tersebut.

Pohon roboh menimpa empat rumah didekatnya. Biasanya, banyak anak kecil bermain dan orang berjualan dibawah pohon tersebut. Tetapi, pada saat itu tak ada orang atau anak yang ada di sekitar tempat itu. Dengan demikian, tumbangnya Pohon Raksasa Asem Kemis tidak membawa korban jiwa. Sampai saat tulisan kami postingkan, masih banyak masyarakat sekitar yang datang silih berganti untuk menyaksikan pohon asem kemis yang telah tubang tersebut.

Dari peristiwa tumbang Pohon Raksasa Asem Kemis, kita dapat mengambil hikmah:
1. Masih banyaknya pengunjung yang memadati tempat ini, dikarenakan pohon Asem Kemis adalah salah satu peninggalan Syeh Jangkung yang dapat dilihat dengan mata. Hikmahnya adalah walau seorang Wali (Kekasih) Allah  telah meninggal, jasa kebaikan akan tetap dikenang sepanjang masa. Demikian pula peninggalannya.
2. Karena Pohon Asem Kemis adalah salah satu peninggalan Wali Allah, disaat robohnyapun tidak membawa korban jiwa.
3. Pohon Asem Kemis adalah termasuk makhluk hidup. Sesuai dengan Kalamulloh "Sesuatu yang bernafas akan mengalami mati" (Kullu Nafsin Dhaa Iqotul Maut). Pohon bernafas, maka pohon itu akan mati. demikian pula pohon asem kemis tersebut.
4. Walau lokasinya ada tepat didepan Masjid Darunnajah, tetapi tumbangnya tidak mengenai sedikitpun masjid, Masjid Darunnnajah Asem Kemis masih tetap kokoh berdiri.
5. Kalau memang benar benar merupakan aset Desa, aset Umat Islam, aset Kabupaten, aset Propinsi atau aset Negara, setelah dipotong-potong, potongan pohon sebaiknya ditaruh ditempat yang aman atau sebagian diletakkan di tempat semula, dibuat semacam situs peninggalan sejarah. Atau diletakkan di sekitar Makam Syeh Jangkung, Nglandoh Kayen.
6. Akses jalan masuk ke Masjid Darunnajah Asem Kemis sebaiknya dibenahi, dan halamannya diperluas, hal ini disebkan tempat tersebut biasanya digunakan sebagai transit oleh banyak pejiarah yang datang dari kota-kota lain dan datang dari pelosok negeri sebelum mereka masuk ke Makam Syeh Jangkung, Nglandoh, Kayen Kabupaten Pati.

Inilah bebera foto, yang telah penulis ambil tadi pagi disaat istirahat, disela-sela kesibukan penulis pada kegiatan pelaksanaan Ujian Sekolah.